.(Dok Humas Polri)
Polda Metro Jaya mengerahkan total 6.403 personel gabungan untuk mengamankan dan melayani rangkaian kegiatan unjuk rasa yang berlangsung di sejumlah titik Ibu Kota pada Rabu (10/12). Personel gabungan ini berasal dari Polda Metro Jaya, Polres jajaran, Mabes Polri, serta unsur TNI.
Temukan lebih banyak
Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, menegaskan bahwa pengamanan difokuskan pada tindakan pre-emtif dan preventif dengan mengedepankan pendekatan humanis. Ia juga menginstruksikan seluruh personel agar tidak membawa maupun menggunakan senjata api.
“Seluruh personel kami arahkan untuk mengutamakan pendekatan humanis, persuasif, dan profesional. Kami ingin memastikan ruang berekspresi publik tetap terjaga, namun tetap mengedepankan aspek keamanan dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Budi Hermanto.
Diperkirakan sekitar 2.500 peserta aksi mengikuti kegiatan yang tersebar di beberapa lokasi utama, antara lain Kompleks DPR/MPR RI, Kawasan Monas, Balai Kota DKI, Gedung ATR/BPN, dan Kedutaan Besar RRT
Dalam rangka mengantisipasi kepadatan lalu lintas, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya juga menempatkan personel di titik rawan. Petugas disiagakan untuk melakukan pengaturan lalu lintas, rekayasa arus (bila diperlukan), serta memberikan informasi kondisi jalan kepada masyarakat.
Budi mengimbau masyarakat yang tidak berkepentingan agar menghindari kawasan konsentrasi massa untuk mengurangi potensi kemacetan.
“Kami mengimbau masyarakat yang melintas di sekitar kawasan aksi untuk menyesuaikan rute perjalanan. Petugas telah disiagakan untuk memberikan bantuan dan informasi arus lalu lintas secara situasional,” jelasnya.
Polda Metro Jaya juga mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan layanan darurat 110 apabila membutuhkan bantuan atau melihat potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Pantau Libur Akhir Tahun di Ancol, Kapolda Metro Jaya Bagi-bagi Cokelat ke Pengunjung
Jakarta — Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri meninjau langsung situasi pengamanan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) di kawasan wisata Taman Impian Jaya Ancol, Sabtu (27/12/2025). Dalam peninjauan tersebut, Irjen Pol Asep turut membagikan cokelat dan susu kepada anak-anak pengunjung.
Selain menyapa masyarakat, Kapolda memastikan situasi keamanan dan pelayanan selama libur akhir tahun berjalan kondusif. Hingga saat ini, belum ada kejadian menonjol selama masa libur Nataru di wilayah Jakarta.
“Alhamdulillah semua berjalan lancar, tidak ada kendala. Jumlah masyarakat yang berkunjung ke Ragunan meningkat, dan di Ancol pun sama,” ujar Irjen Pol Asep.
Irjen Pol Asep menyebut, hingga pukul 15.00 WIB tercatat lebih dari 34 ribu masyarakat telah memasuki kawasan Ancol. Jumlah tersebut diperkirakan akan terus bertambah hingga sore dan malam hari.
“Tadi saya sudah survei la...
Siaga 24 Jam, Kapolresta Banyuwangi Minta Warga Jangan Ragu Lapor ke Call Center 110
Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Dr. Rofiq Ripto Himawan, S.I.K. S.H., M.H., (FOTO : Polresta Banyuwangi For TIMES Indonesia)
Memasuki masa tugas barunya, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Dr. Rofiq Ripto Himawan, S.I.K. S.H., M.H., menegaskan komitmennya untuk menghadirkan layanan kepolisian tanpa jeda.
Dirinya meminta seluruh masyarakat Bumi Blambangan untuk tidak ragu melaporkan segala bentuk tindak kejahatan atau hal mencurigakan melalui layanan Call Center 110 yang siaga selama 24 jam penuh.
Permintaan Kapolresta Banyuwangi tersebut guna untuk memberantas segala bentuk potensi tindak kejahatan, termasuk ajakan bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Upaya ini juga sebagai langkah preventif guna menekan angka kriminalitas di wilayah Banyuwangi.
Selain itu, Kapolresta Banyuwangi juga memberi beberapa imbauan dan pesan kepada warga diantara...
Luara Biasa Kali ini BNN Ubah Strategi Perang Narkoba: Bukan Sekadar Tangkap Bandar, tapi Selamatkan Generasi Muda Badan Narkotika Nasional (BNN) melakukan transformasi besar dalam strategi pemberantasan narkoba di Indonesia. Tak lagi semata mengandalkan penindakan hukum, BNN kini menempatkan penyelamatan generasi muda sebagai inti kebijakan nasional dalam menghadapi ancaman narkotika yang kian kompleks dan terorganisir. Di bawah kepemimpinan Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto, pendekatan Perang Semesta Narkotika dan Pemulihan Generasi menjadi arah baru yang menegaskan bahwa perang melawan narkoba tak bisa hanya dilakukan oleh aparat semata, melainkan membutuhkan keterlibatan keluarga, sekolah, komunitas, hingga negara. “Perang melawan narkoba tidak cukup hanya dengan menangkap bandar. Yang jauh lebih penting adalah menyelamatkan generasi muda agar tidak pernah masuk ke dalam lingkaran penyalahgunaan narkoba,” tegas Komjen Suyudi Ario Seto, Selasa (30/12/2025). Salah satu fokus utama B...
Komentar
Posting Komentar